Soal Ujian UT Akuntansi EKSI4310 Auditing II dan Kunci Jawaban

Loading...
Soal UT Akuntansi EKSI4310 Auditing II disertai dengan kunci jawabannya kami share untuk Anda teman-teman UT jurusan Akuntansi yang saat ini sedang menempuh pendidikan di semester 5. Pada artikel-artikel kami yang lalu kami telah banyak berbagi terkait Soal UT Akuntansi Semester 4, terakhir yang kami bagikan yaitu Soal Ujian UT Akuntansi EKSI4312 Sistem Informasi Akuntansi yang juga bisa Anda lihat dan pelajari jika mata kuliah tersebut Anda ulang di semester ini.

Teman-teman sekalian, kita tahu bersama bahwa setelah berakhirnya kegiatan tutorial, baik itu tutorial tatap muka maupun tutorial online di Universitas Terbuka, Mahasiswa sekalian akan melaksanakan yang nama UAS atau Ujian Akhir Semester. Yang mana nilai dari UAS ini sangat menentukan sekali Anda lulus atau tidaknya pada mata kuliah yang sedang Anda ikuti saat ini. Tentu Anda sangat berharap lulus dengan predikat baik, namun itu semua perlu perjuangan dengan cara belajar.

Perhatian: Perlu Anda perhatikan, bahwa disini kami mengacu atau berpatokan pada struktur kurikulum UT terbaru, jadi kemungkinan ada mata kuliah yang tidak sesuai dengan mata kuliah di masa registrasi sebelumnya. Jangan khawatir, Anda bisa melihat keseluruhan mata kuliah di artikel kami Soal Ujian UT Akuntansi. Silahkan cari dan pelajari soal-soalnya.

Soal Ujian UT Akuntansi Semester 5 Lainnya:

Sudah sepatutnya Anda mulai giat belajar, karena saat ini sudah mendekati waktu UAS. Meskipun Anda sesibuk apapun di dunia pekerjaan maupun rumah tangga Anda, Anda harus menyisikan waktu Anda untuk belajar. Nah belajar tentu haruslah punya strateginya, jangan sampai Anda menghabiskan banyak waktu Anda untuk belajar pada satu modul kuliah saja. Dengan mempelajari Soal UT yang kami bagikan ini kami yakin akan sangat efektif untuk Anda.

EKSI4310 Auditing II

Soal UT Akuntansi EKSI4310 Auditing II

Soal Akuntansi yang kami bagikan ini semuanya sudah dilengkapi dengan kunci jawabannya. Jadi dalam Anda belajar tentu akan sangat di mudahkan. Anda bisa membuka kembali modul untuk memastikan kebenaran dari jawabannya dan memperdalam materi tersebut. Dan semua soal-soal ini kami ambil dari situs resmi UT yang mana tentunya soal-soal ini sangat bagus sekali untuk Anda pelajari.

Soal UT EKSI4310 Auditing II

1.  Resiko yang ditanggung auditor karena sample yang  diambil dalam proses pengujian tidak representatif atau mewakili populasi tempat sampel itu diambil, dikenal dengan istilah:
a.  Audit risk
b.  Sampling risk
c.  Nonsampling risk
d.  Evident risk
Jawab:
B.  Sampling risk (hal 1.4)

2.  Dalam satu contoh audit perusahaan manufaktur, maka populasi untuk audit bagian pembelian adalah:
a.  Seluruh transaksi perusahaan
b.  Seluruh transaksi pembelian dan penjualan
c.  Seluruh voucher pembelian yang telah disetujui
d.  Seluruh voucher pembelian yang telah teregistrasi
Jawab:
C. Seluruh voucher pembelian yang telah disetujui (hal 1.14)

3.  Metode pemilihan sample yang tepat dalam auditor yang umum dilakukan adalah :
a.  random sampling dan purposive sampling
b.  purposive sampling dan systematic sampling
c.  systematic sampling dan audit sampling
d.  random sampling dan systematic sampling
Jawab:
D.  Random sampling dan systematic sampling (hal 1.23)

4.  Salah satu tujuan pengambilan sampel dalam pengujian substantif adalah:
a.  Menentukan jumlah sampel yang dianggap benar oleh auditor
b.  Pengendalian internal perusahaan terhadap berbagai kepentingan
c.  Mendemontrasikan apakah pengendalian internal perusahaan telah berjalan efektif  atau non efektif
d.  Menentukan tingkat deviasi terbaik populasi sesungguhnya yang diramalkan oleh auditor
Jawab:
A.  Menentukan jumlah sampel yang dianggap benar oleh auditor (hal 1.36)

5.  Pertimbangan profesional dalam menentukan ukuran sampel harus memperhatikan tiga faktor, salah satunya adalah :
a.  Saldo debet dan kredit perusahaan
b.  Resiko pengukuran current ratio (CR) terlalu rendah
c.  Wujud fisik suatu populasi yang terbatas dan tidak mewakili populasi keseluruhan
d.  Suatu dokumen yang menjadi bukti terjadinya transaksi
Jawab:
B.  Resiko pengukuran current ratio (CR) terlalu rendah (hal 1.38)

6.  Salah satu faktor yang mungkin memotivasi manajemen atas terjadinya salah saji dalam asersi siklus pendapatan adalah:
a.  Adanya order pelanggan secara langsung dilakukan oleh pelanggan atau melalui divisi penjualan
b.  Order penjualan yang menyajikan data dasar untuk proses internal oleh penjual tentang order pelanggan.
c.  Piutang mungkin salah diklasifikasikan sebagai kepemilikan lancar atau tidak lancar.
d.  Dokumen pengiriman yang merupakan kontrak tertulis antara pengangkut barang dengan penjual atas penerimaan dan pengiriman barang yang keliru.
Jawab:
C.  Piutang mungkin salah diklasifikasikan sebagai kepemilikan lancar atau tidak lancar. (hal 2.5)

7.  Salah satu proses penjualan kredit yang terdiri dari fungsi penjualan kredit adalah:
a.  Pemenuhan order penjualan
b.  Order pelanggan
c.  Order penjualan
d.  Dokumen pengiriman
Jawab:
A.  Pemenuhan order penjualan (hal 2.7)

8.  Salah satu tujuan audit penerimaan kas adalah untuk meyakinkan bahwa:
a.  Penjualan tunai mungkin tidak dicatat, hal ini disengaja dilakukan dalam rangka pencurian kas
b.  Posisi kas pada tanggal neraca benar-benar ada dan merupakan milik perusahaan
c.  Penerimaan mungkin dimasukkan ke akun pelanggan yang salah
d.  Beberapa penerimaan mungkin tidak dicatat
Jawab:
B.  Posisi kas pada tanggal neraca benar-benar ada dan merupakan milik perusahaan (hal 2.20)

9.  Salah satu transaksi untuk penyesuaian penjualan adalah:
a.  Persetujuan penjualan
b.  Persetujuan kredit
c.  Persetujuan diskon
d.  Persetujuan
Jawab:
C.  Persetujuan diskon (hal 2.23)

10. Adanya pemisahan tugas dan tanggung jawab antara yang melakukan penjualan, mengirimkan barang, melakukan penagihan, memberikan otorisasi atas penjualan kredit, membuat faktur penjualan dan melakukan pencatatan merupakan ciri dari:
a.  Resiko pengendalian
b.  Resiko deteksi yang dapat diterima
c.  Tujuan substantif
d.  Tujuan pemeriksaan piutang
Jawab:
D.  Tujuan pemeriksaan piutang (hal 2.29)


11. Dalam pengujian substantif yang mungkin untuk asersi piutang adalah menghitung rasio-rasio, langkah ini termasuk dalam kategori:
a.  Prosedur awal
b.  Prosedur analitis
c.  Pengujian rincian transaksi
d.  Penyajian dan pengungkapan
Jawab:
A.  Prosedur analitis (hal 2.32)

12. Pada audit spesifik maka semua transaksi pembelian dan pengeluaran kas yang terjadi selama periode telah dicatat dalam objek audit kelas transaksi, hal ini merupakan pernyataan yang termasuk dalam asesrsi:
a.  Right and obligations
b.  Valuation or allocation
c.  Completeness
d.  Presentation and disclosure
Jawab:
C.  Completeness (hal 3.4)

13. Penyusunan program audit harus disusun melalui tiga asersi yang dituju, yaitu keberadaan atau keterjadian, kelengkapan, dan penilaian. Pembuktian mengenai setiap transaksi pembelian dilaksanakan oleh lebih dari unit organisasi sehingga tercipta adanya pengecekan intern dalam setiap pelaksanaan transaksi tersebut termasuk ke dalam asersi:
a.  Keberadaan dan keterjadian
b.  Kelengkapan
c.  Penilaian atau alokasi
d.  Aktivitas kontrol transaksi
Jawab:
A.  Keberadaan dan keterjadian (hal 3.10)

14. Salah satu unsur aktiva tetap dalam pengujian substantif saldo aktiva tetap yang dihitung untuk proses audit adalah:
a.  Rekening koran
b.  Akumulasi penyusutan
c.  Piutang dagang
d.  Laba rugi selisih kurs
Jawab:
B.  Akumulasi penyusutan (hal 3.25)

15. Desain untuk pengujian substantif saldo aktiva tetap dengan menghitung rasio turn over aktiva tetap termasuk dalam kategori :
a.  Prosedur audit awal
b.  Pengujian terhadap transaksi rinci
c.  Verifikasi penyajian dan pengungkapan
d.  Prosedur analitik
Jawab:
D.  Prosedur analitik (hal 3.28)

16. Salah satu tujuan audit saldo akun atas penyajian dan pengungkapan adalah:
a.  Persediaan telah dinyatakan sebesar harga terendah diantara harga pokok dan harga pasar
b.  Harga pokok penjualan meliputi pengaruh semua transaksi penjualan selama periode yang diperiksa
c.  Persediaan dan harga pokok penjualan telah didentifikasi dan dikelompokkan dengan benar dalam laporan keuangan
d.  Persediaan yang tercantum dalam neraca secara fisik benar-benar ada pada tanggal neraca
Jawab:
C.  Persediaan dan harga pokok penjualan telah didentifikasi dan dikelompokkan dengan benar dalam laporan keuangan (hal 4.6).

17. Salah satu objek yang diperiksa oleh auditor adalah bukti memorial, di dalamnya terdapat pencatatan:
a.  Depresiasi aktiva tetap
b.  Laporan produk selesai
c.  Bukti kas keluar
d.  Surat order produksi
Jawab:
A.  Depresiasi aktiva tetap (hal 4.9)

18. Aktivitas pengendalian terhadap aktivitas penghitungan fisik persediaan terdapat kegiatan adjustment buku pembantu persediaan berdasarkan hasil penghitungan fisik persediaan, kegiatan ini merupakan tanggung jawab fungsi:
a.  Akuntansi umum
b.  Akuntansi biaya
c.  Akuntansi keuangan
d.  Akuntansi manajemen
Jawab:
B.  Akuntansi biaya (hal 4.23)

19. Untuk mendapatkan keyakinan terhadap ketelitian dan keandalan hasil penghitungan fisik persediaan oleh klien, maka auditor akan melakukan:
a.  Pricing test
b.  Adjustment test
c.  Compilation test
d.  Count test
Jawab:
D.  Count test ( hal 4.29)

20. Salah satu contoh perusahaan yang mencatat gaji dan upah sebagai pengeluaran utamanya dan dianggap material oleh auditor adalah:
a.  Perusahaan pengeboran minyak
b.  Perusahaan manufaktur
c.  Perusahaan jasa konsultan
d.  Perusahaan penyewaan kendaraan dan alat berat
Jawab:
C.  Perusahaan jasa konsultan (hal 4.46)

21. Dalam pemeriksaan laporan keuangan klien seorang auditor akan melakukan pengujuian substantif terhadap beberapa saldo akun, kecuali saldo akun:
a.  Utang gaji dan upah
b.  Utang fee eksternal auditor
c.  Utang bonus
d.  Utang komisi
Jawab:
B.  Utang fee eksternal auditor (hal 4.54)

22. Menurut tujuannya investasi dapat dibedakan menjadi:
a.  Investasi lancar dan investasi jangka pendek
b.  Investasi jangka pendek dan investasi jangka menengah
c.  Investasi lancar dan investasi jangka panjang
d.  Investasi jangka menengah dan investasi jangka panjang
Jawab:
C.  Investasi lancar dan investasi jangka panjang (hal 5.2)

23. Salah satu tujuan pengendalian intern terhadap investasi adalah sebagai berikut:
a.  Adanya pembatasan penguasaan aktiva
b.  Pencatatan jumlah dan periode berdasarkan tahun lalu
c.  Pelaksanaan transaksi sesuai dengan permintaan pasar
d.  Permintaan investasi harus sesuai kegiatan utama perusahaan
Jawab:
A.  Adanya pembatasan penguasaan aktiva (5.6)

24. Pencatatan perusahaan yang berhubungan dengan transaksi ekuitas pemegang saham adalah:
a.  Obligasi
b.  Utang bunga
c.  Transaksi utang jangka panjang
d.  Dividen
Jawab:
D.  Dividen (hal 6.3)

25. Memeriksa dokumentasi dan otorisasi perolehan perjanjian obligasi dan kontrak jangka panjang lainnya dalam hubungan tujuan audit dan prosedur audit utang jangka panjang termasuk ke dalam tujuan audit:
a.  Adanya atau terjadinya penilaian kelengkapan kewajibannya
b.  Adanya kewajiban penilaiannya
c.  Terjadinya kewajibannya
d.  Penyajian dan pengungkapan
Jawab:
C.  Terjadinya kewajibannya (hal 6.5)

26. Membuktikan bahwa utang jangka panjang yang dicantumkan di neraca merupakan klaim kreditur terhadap aktivitas entitas merupakan tujuan substantif terhadap:
a.  Risiko deteksi
b.  Utang jangka panjang
c.  Penyajian dan pengungkapan
d.  Verifikasi ketelitian
Jawab:
B.  Utang jangka panjang (hal 6.18)

27. Menentukan bahwa saldo utang jangka panjang diidentifikasi dan diklasifikasikan dengan tepat dalam laporan keuangan, dalam pengujian substantif atas asersi utang jangka panjang kategori:
a.  Prosedur awal
b.  Prosedur analitis
c.  Pengujian terinci atas saldo
d.  Penyajian dan pengungkapan
Jawab:
D.  Penyajian dan pengungkapan (hal 6.22)

28. Perbedaan utama pengujian substantif terhadap ekuitas pemegang saham dengan pengujian substantif terhadap aktiva lancar, adalah pengujian substantif untuk ekuitas pemegang bersifat:
a.  Frekuensi terjadinya tinggi , jumlah rupiah setiap transaksi kecil
b.  Frekuensi terjadinya tinggi, jumlah rupiah setiap transaksi besar
c.  Frekuensi terjadinya rendah, jumlah rupiah setiap teransaksi besar
d.  Frekuensi terjadinya rendah, jumlah rupiah setiap teransaksi kecil
Jawab:
C.  Frekuensi terjadinya rendah, jumlah rupiah setiap teransaksi besar (hal 6.29)

29. Menentukan bahwa saldo ekuitas pemegang saham diidentifikasi dan diklasifikasikan dengan tepat dalam laporan keuangan dalam pengujian substantif atas asersi ekuitas pemegang saham masuk dalam kategori:
a.  Penyajian dan pengungkapan
b.  Pengujian terinci atas transaksi
c.  Prosedur analitis
d.  Prosedur awal
Jawab:
A.  Penyajian dan pengungkapan (hal 6.37)

30. Prinsip akuntansi yang berlaku umum dalam penyajian kas di neraca menyebutkan bahwa kas yang dicatat adalah:
a.  Kas dalam bentuk valas murni
b.  Semua rekening giro di bank
c.  Kas yang akan diterima
d.  Kas valas konversi dengan rupiah pada tanggal neraca
Jawab:
D.  Kas valas konversi dengan rupiah pada tanggal neraca (hal 7.2)


31. Pengujian mendetail transaksi klien perlu dilakukan auditor, salah satunya adalah kumpulan rekonsiliasi atas transaksi perbankan dan saldo yang disesuaikan dengan data per buku dalam suatu periode waktu dikenal dengan istilah:
a.  Proof of cash
b.  Transfer bank
c.  Cuttoff kas
d.  Transfer schedule
Jawab:
A.  Proof of cash (hal 7.9)

32. Transfer kas antar bank akhir tahun telah dicatat pada periode yang benar, hal ini dilakukan auditor untuk memenuhi asersi :
a.  Adanya atau terjadinya
b.  Hak dan kewajiban
c.  Kelengkapannya
d.  Penilaian atau alokasinya
Jawab:
C.  Kelengkapannya (hal 7.13)

33. Dalam pelaksanaan audit seorang auditor harus menentukan control risk yang relevan berkaitan dengan transaksi penerimaan dan pengeluaran kas dalam setiap siklus yang mempengaruhi saldo kas, hal ini menyangkut langkah-langkah yang dilakukan auditor pada proses:
a.  Substantive test
b.  Detection risk
c.  Melakukan prosedur awal
d.  Melakukan prosedur analitis
Jawab:
B.  Detection risk (hal 7.14)

34. Mengkonfirmasi simpanan di bank dan saldo pinjaman merupakan bagian dari pengujian mendetail saldo kas, pada tahap inisalah satu yang dilakukan auditor adalah:
a.  Menanyakan saldo pinjaman
b.  Memeriksa semua kas
c.  Meminta klien menunjukkan kas lain
d.  Memastikan semua cek yang belum didepositokan telah dicatat
Jawab:
A.  Menanyakan saldo pinjaman (hal 7.23)

35. Prosedur audit untuk mendeteksi lapping diantaranya adalah sebagai berikut:
a.  Menelusuri semua cek pada tahun sebelumnya
b.  Menelusuri deposit on transit
c.  Menscan cuttoff statement
d.  Melaksanakan suprise cash count
Jawab:
D.  Melaksanakan suprise cash count (hal 7.30)

36. Yang bukan menjadi tanggung jawab seorang auditor atas kejadian transaksi menurut SAS 1 adalah sebagai berikut:
a.  Memiliki dampak material terhadap laporan keuangan
b.  Terjadi setelah tanggal penerbitan laporan dan berdampak luar biasa
c.  Peristiwa penting dan bersifat luar biasa
d.  Terjadi setelah tanggal neraca tapi sebelum tanggal laporan auditor
Jawab:
B.  Terjadi setelah tanggal penerbitan laporan dan berdampak luar biasa (hal 8.3)

37. Dalam pemberian opini jika subsequent event tidak berhasil diungkapkan maka opini yang tidak boleh diberikan pada laporan klien adalah:
a.  Unqualified opinion
b.  Qualified opinion
c.  Disclaimer opinion
d.  Adverse opinion
Jawab:
A.  Unqualified opinion (hal 8.5)

38. Bentuk komunikasi auditor dengan pihak klien yang melibatkan komite audit dan pihak manajemen biasanya berbentuk:
a.  Konfirmasi
b.  Opini
c.  Management letter
d.  Rekonsiliasi
Jawab:
C.  Management letter  (hal 8.18)

39. Opini auditor dalam laporan auditor independen terdapat dalam paragraf :
a.  Pendahuluan
b.  Ketiga
c.  Luas pemeriksaan
d.  Pertama
Jawab:
B.  Ketiga (hal 8.38)

40. Seseorang yang berprofesi sebagai akuntan publik yang dapat mengeluarkan suatu pernyataan atau komunikasi tertulis yang mencerminkan suatu konklusi atau kehandalan asersi tertulissuatu pihak dikenal dengan istilah:
a.  Management letter
b.  Opini report
c.  Konfirmasi letter
d.  Attest engagement
Jawab:
D.  Attest engagement  (hal 9.2)

Download Soal UT Akuntansi EKSI4310 Auditing II

Soal-soal di atas telah kami siapkan dalam bentuk file pdf yang mana bisa Anda unduh langsung melalui link berikut ini.


Sekian artikel yang dapat kami sampaikan untuk Anda terkait Soal Ujian UT Akuntansi EKSI4310 Auditing II dan Kunci Jawaban. Belajar adalah hal yang sangat perlu Anda lakukan, meski sesibuk apapun Anda, usahakan untuk menyisihkan waktu Anda untuk belajar. Jika Anda memiliki pertanyan dan saran silahkan sampaikan pada kami melalui laman Contact, terima kasih.
Loading...